30.9.13

Tuhan bagi manusia modern

Bukanku pintar, apalagi sok...
bukan tempat ku jadi seorang filsafat profesional
ku hanya seorang penulis amatiran ,
yang berusaha ukir setiap momen yang diberi Nya

Dunia seakan memaksakan perannya
pancarkan cahaya dibumi
silaukan jutaan pribadi yang menarik
bagaikan sebuah panggung megah dengan jutaan penonton

Ajang audisi
beberkan tumpukkan alasan untuk apa, mengapa,
tuk di kenal siapa, dari mana 'itu' ada
lupakkan sekletik pemikiran dari siapa kita

Hingga apapun alat yang tercipta disini sudah cukup
untuk hapus permasalahan yang ada 'di sekelumit' perjalananmu
Inikah penolong
Ini sebuah pencitraanmu
Ini ada cuma - cuma

sebuah kebetulan dan sengaja ..
tak perlu berpikir logis, terima saja simpel?

pernah kah kau jumpai 'seniman' yang mampu ciptakkan matahari
pernah kau kenal'pesulap' yang sanggup munculkan bulan,redupkan surya tiap senja
adakah sebuah 'perusahaan' penjual nafas manusia per detiknya

Manusia modern seakan tidak lagi memerlukan Tuhan, 
alat pemicu dan perkembangan mesin adalah tuhan baginya.
Mereka semua yang bisa seleseikan problema yang ada   

29.9.13

FIGURAN

Negatif
kondisi umpan balik dari sebuah keadaan
bercermin pada kenyataan yang memainkan naskah dramanya
sebuah panggung teater dengan jutaan karakteristik
antagonis,protagonis,melankolis bahkan figuran

Entahlah
jangankan mengerti , pahampun tidak
hanya sebatas tahu
itu hanyalah sebuah perumpamaan naskah hidup

Bila boleh ku tebak
pasti ku masuk dalam kategori tokoh yang berperan aktif
yaitu seorang yang berdiri dipanggung dengan latar hitam
dengan tuntutan akting dari sang entrenador menjauh dari tema

Tidak ada misi khusus
tidak bertujuan
bahkan tak sedikitpun mendapatkan tempat di area layar
lucu bagimu, 'teater'gambar kehidupan untukku