9.10.13

Hipotermia

Drastis , ibarat menukik tajam
perubahan yang dirasakan raga ini
entah apa alasanya sampai malamku seperti ini
sepi,sunyi,sendiri mungkin

Sesaat suhu raga ingin melawan dingin
terbayangkan jika bersamamu
takkan mengerat nan goyah gigi ini
kepalan tangan, gesekan dan tiup asaku

Berubah pucat, dan terperosotnya tekanan darag
arteri membeku, dan jantung terhenti sejenak
terkulai tak mampu berbaring
kantuk dan tergeletak yang bisa tertunjukkan raga ini

Fatamorgana anggan saja dipandangku
raihan sepasang lengan yang hangat dipelopak ini
seraya dekat jauh tak teraih
kantuk kantuk kantuk, lenyap selesai ... 

Teragis, prosesi hilangnya detak ini termakan suhu
perlahan membeku tatkala daging merah tak berdarah lagi
apa daya otot kekar ini, jika lawanpun tak mampu
tak mungkin ku berdiri sendiri,sederhana saja denganMU cukup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar