Sesuatu yang
bercahaya itu menghiasi raut wajahmu , sungguh beruntungnya dirimu memiliki itu
bahkan sepasang tidak sendiri. Kebetulan ataukah anugerah? Anugerah pastinya
dari ribuan ciptaaanNya yang pernah ku amati cuma kamu yang memiliki cahaya
seperti itu.
Apa alasan diciptaakan itu? sangat berbahagia sepasang insan yang dititipkan olehNya dirimu.
Semakin
dalam dan semakin jauh ku nikmati cahaya itu , terlihat kepribadiianmu yang
dicontohkan sang pencipta seperti ini harusnya hambaKu dibumi. Bukan hanya
terlihat bercahaya , tp memancarkan isi dan kualitas diri yang kau miliki.
Indah...kagum..nikmati
setiap keindahan ujungnya hanya itu yang bisa kuucapkan.
Masih
binggung kenapa cahaya itu bisa sampai meresap kehati?merasuk ke ruh seakan
tiada lagi yang harus kulihat didunia ini selain bola itu.
Saat itu
juga ku tahu dan mengerti , itu bola mata. Tidak kah semua insan memilikinya?
Kupun jg memilikinya ?Kenapa tak seindah kmu?adil kah?. Adil jawabNya
jauh di dalam cahaya itu ada alasan kenapa semua tak sama.
Sekarang
cahaya itu tak kunikmati lagi , semakin meredup seakan hilang ditelan malam
yang kian berganti hari. Ntah dimana ku harus menemukan itu lagi , resah hilang
kedamaian tanpa itu. Kau yang jauh disana ku slalu berdoa untuk bisa kembali
menatap itu , cahaya yang harus terus bersinar dibumi walau terkadang terlihat
basah karna sedihmu.
"Bola
mata , memancarkan indah dirimu, cantik hatimu" ku rindu tatapan itu,
sekarang ku hanya bisa nikmatinya lewat album waktumu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar